TULISAN YANG DIBUAT KETIKA PERTIKAIAN YANG TAK MAMPU KU UNGKAPKAN MELALUI UCAPAN
ada seseorang kecewa terhadapku dan pada saat itu 2 hari berlalu saling bertemu tanpa saling menyapa, aku masih baik-baik saja hanya terbiasa bercanda dan bersama, yang menjadi kecangguhan ketika aku datang dan kemudian dia menidami ku, tulisan ini kupersembahkan untuk qurnia dan yang lainnya sedang marah terhadapku
"Cuman
mau berpesan ketika marah. Ketahuilah bahwa sepenuh nya kamu
dikendalikan oleh nafsu syaitan, dia sangat senang jika ada pertikaian
antara saudara dan sesama. itu adalah puncak kemenangan bagi nya. Aku
tahu kamu marah, jengkel ataupun kecewa, seberapa kuat kau mau
membenciku atau marah bahkan meninggalkan aku, aku tidak akan melakukan
hal yang sama, bagaimana mungkin kebaikanmu terlupa hanya persoalan kamu
marah padaku .maaf jika aku yang salah. Dan memang salah, silahkan
menghukumku dengan membenciku. Atau mendiamiku. Aku terima aku yang
salah. Satu hal bahwa yang membuat aku bertahan karena kebaikanmu yang
tidak bakal bisa aku balas dengan apapun. Seberapa amarah pun itu kamu
padaku, sebenci apapun. Aku percaya bahwa perlakuan mu saat ini adalah
caramu mendidik ku. Jika iya aku akan memahami dan mengerti. Tidak usah
mencari status orang lain untuk agar aku peka, sedari awal aku sudah
peka, dan mempelajarinya. Jika aku berubah itu berarti kamu berhasil
mendidiku. Dan aku akan berusaha berubah. Dalam kebersamaan mustahil
tidak ada pertikaian. oleh itu dewasa pribadi masing-masing yang akan
mengelola itu semua. bertahan kah atau berpisah. Bisakah ini tidak
berlarut-larut? Jika kita baikan mungkin saja situasi ini akan jadi
bahan tertawa suatu saat nanti. Jika tidak aku yang tidak akan bisa
melupakan mu. Aku tidak tahu kalau kamu".

Komentar
Posting Komentar